Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Imbas Kelangkaan Chip, Suzuki Ertiga, XL 7 dan Baleno Hatchback Indent 2 Bulan

Kelangkaan chip yang terjadi di Industri otomotif membuat produsen besar seperti Suzuki harus mengalami penundaan produksi pada beberapa model.
Berita
Jumat, 11 Juni 2021 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kelangkaan chip yang terjadi di industri otomotif berimbas ke berbagai merek termasuk yang dijual di Indonesia.

Sebelumnya kami mengabarkan beberapa merek mobil, termasuk Toyota dengan Corolla Cross dan CH-R mereka yang stop produksi akibat kelangkaan chip semikonduktor.

Kini giliran Suzuki yang terkena imbasnya. Dari pantauan OtoDriver, terjadi kelangkaan Ertiga, XL7 dan Baleno akibat kelangkaan chip di pasar global.

“Rata-rata yang bertransmisi otomatik, dan indentnya kurang lebih 2 bulan, karena Ecu chipnya dari India dan di sana lagi lock down,” ucap Geovanny J.S Tambayong selaku Sales Head Suzuki Sunter.

Geo juga menambahkan bahwa ini yang menyebabkan Baleno hatchback juga tidak tersedia. Karena mobil tersebut masih CBU dari India.

Lantas Suzuki Sunter yang merupakan salah satu dealer Suzuki terbesar juga hanya memiliki sisa Ertiga tipe GL dan GX manual yang ready stock.

Kelangkaan ini membuat Suzuki tampak hanya mengandalkan penjualan di sektor pick up. Dari data terbaru, harga New Carry Pick up dijual mulai Rp 152,5 juta hingga Rp 160,1 juta dan konsumen bahkan dapat menikmati potongan harga mencapai 30 juta.

“Iyaa, paling saat ini kita fokus jualan pick up yang harganya bisa dapat potongan antara Rp 28-30 juta dan ada beberapa sisa stok Ignis,” tambahnya.


Tags Terkait :
Suzuki Ignis
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Daftar Harga
Daftar Harga City Car Non LCGC Terbaru (Februari 2025)

City car atau small hatchback selalu banyak digemari oleh masyarakat Indonesia.

1 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga City Car Non LCGC Terbaru (September 2024)

City car atau small hatchback selalu banyak digemari oleh masyarakat Indonesia.

1 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga City Car Non LCGC (September 2023)

City car atau small hatchback selalu banyak digemari oleh masyarakat Indonesia.

2 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga City Car Non LCGC (Februari 2023)

City car atau small hatchback selalu banyak digemari oleh masyarakat Indonesia.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Pengiriman Perdana DFSK E5 Plus Dimulai September, Konsumen Diajak Tur Pabrik

Pengiriman perdana DFSK E5 Plus September dimulai dengan undangan konsumen pertama ke pabrik DFSK di Cikande untuk melihat proses produksi PHEV.

13 jam yang lalu


Berita
Ini Harga Tiga Model Penyegaran Baru Daihatsu Di GIIAS 2026

Label harga baru yang disodorkan terbilang kompetitif untuk perubahan yang termasuk signifikan

15 jam yang lalu


Berita
Selama GIIAS 2026 Solar Gard Beri Diskon Sampai 50 Persen

Bisa juga dilakukan uji mutu dengan peralatan khusus di booth Solar Gard.

16 jam yang lalu


Berita
Menjajal Isuzu Link di Traga AC, Pemilik Armada Bisa Pantau Kendaraan Secara Realtime

Isuzu Link Traga AC memungkinkan pemilik armada pantau kendaraan realtime via MyIsuzuID. Sistem telematika ini pantau lokasi, kecepatan, dan operasional kendaraan.

17 jam yang lalu


Berita
Jetour Perkuat Layanan Purnajual dan Hadirkan Beragam Program Penjualan Menarik di GIIAS 2026

Jetour tawarkan harga Jetour T1 GIIAS 2026 sebesar Rp388 juta serta perkuat layanan purnajual dengan perluasan jaringan dealer hingga 40 showroom di GIIAS 2026.

18 jam yang lalu