Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Waduh, Pegawai Kantor Pusat Suzuki Positif Corona

Sebelumnya, di kantor pusat Suzuki terdapat tiga pegawai yang terindikasi corona dan sudah tidak berkantor sejak 30 Juli. Suzuki sendiri sudah melakukan penyemprotan disinfektan
Berita
Rabu, 5 Agustus 2020 16:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Virus corona yang mengganas berefek luas ke seluruh dunia, termasuk Jepang. Bahkan salah satu pegawai kantor pusat Suzuki di Minami Ward, Hamamatsu-Jepang terindikasi positif corona.

Dalam siaran persnya pada 3 Agustus, Suzuki mengumumkan adanya pegawai yang terinfeksi corona. Pihaknya sekaligus meminta maaf pada seluruh masyarakat di sana, karena membuat cemas banyak pihak.

Pegawai ini, pria 40 tahun sempat kontak dengan rekannya yang dinyatakan positif pada 31 Juli lalu. Kemudian setelah pengecekan, pada 2 Agustus pria ini dinyatakan positif corona.

Sebelumnya, di kantor pusat Suzuki terdapat tiga pegawai yang terindikasi corona dan sudah tidak berkantor sejak 30 Juli. Suzuki sendiri sudah melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah meluasnya penyebaran virus tersebut.

BACA JUGA

Semua karyawan di tempat kerja ini telah menunggu kesehatan mereka dari 30 Juli di rumah. Tetapi semua karyawan kecuali pria yang terinfeksi tadi yang sempat melakukan rapid test dengan metode saliva PCR dan dikonfirmasi negatif.   

Saat ini Suzuki sendiri bekerja sama dengan organisasi terkait pencegahan corona di Jepang berupaya mencegah penyebaran virus baik di dalam dan luar perusahaan. Agar masyarakat, konsumen dan karyawan lebih aman.


Tags Terkait :
Suzuki Suzuki Jepang Virus Corona
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Suzuki Indonesia Tak Terpengaruh Tutupnya Pabrikan di Thailand

Suzuki Indonesia tetap melakukan ekspor ke Thailand dengan mengandalkan tiga produk yakni Ertiga, XL7 dan Carry

2 tahun yang lalu


Berita
Tutup Pabriknya di Thailand, Kini Suzuki Andalkan Pabrik Indonesia Untuk Penuhi Kebutuhan Negara ASEAN

Untuk mengoptimalkan produksi mobil mereka di ASIA. Kini Suzuki hanya mengandalkan pabrik di India dan Indonesia.

2 tahun yang lalu


Berita
Selain Subaru, Suzuki Juga Bakal Tutup Pabriknya Di Thailand

Suzuki bakal menutup pabrik perakitannya di Thailand pada tahun 2025 mendatang.

2 tahun yang lalu


Berita
Nissan March Berhenti Produksi Di Thailand

Nissan Thailand resmi memberhentikan produksi March di sana.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Dapat 3.212 SPK Di GIIAS 2026 New Xforce HEV dan Destinator Jadi Duet Penopangnya

Percapaian tersebut melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumya

3 jam yang lalu


Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

7 jam yang lalu


Berita
XPeng X9 Punya Fitur Baru, Bantu Mobil Tetap Terkendali Saat Ban Pecah

XPeng X9 Facelift dilengkapi Flat Tire Stability Control yang mendeteksi kehilangan tekanan ban dan mengoreksi stabilitas melalui ESC serta pengaturan torsi agar kendaraan tetap terkendali.

11 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Terios, Tetap jadi LSUV Idaman Pengguna Mobil Keluarga

Daihatsu Terios spesifikasi dan popularitas LSUV keluarga masih kuat di Indonesia sebagai pionir dengan mesin 1.5 liter dan basis konsumen loyal.

12 jam yang lalu


Berita
Ini Dia Mobil Tiongkok Terlaris Saat Ini Di Jepang

BYD Racco terlaris di Jepang setelah mencatat 1.002 pesanan dalam dua pekan peluncuran. Varian 300 Premium mendominasi dengan kontribusi 80 persen dari total pemesanan.

14 jam yang lalu