Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jeep Wrangler PHEV Sudah Mulai Diproduksi. Segera Masuk Indonesia?

Wrangler PHEV akan terlebih dulu difokuskan pada pasar domestik Amerika dan pasar mobil stir kiri
Berita
Kamis, 17 Desember 2020 14:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Jeep Wrangler 4xe dikabarkan sudah memasuki lantai produksi di fasilitas Toledo North, Ohio dan digabungkan dengan varian Wrangler lainnya. Dijadwalkan Wrangler PHEV ini akan hadir di dealer-dealer FCA di Amerika awal tahun depan.

Seperti dikutip dari carscoops, Wrangler 4xe 2021 menggunakan mesin 2.0 liter turbocharged dan dua motor listrik, dengan total output 375 tenaga kuda  dan torsi 637 Nm. Sementara baterai lithium 17 kWh diletakkan di bawah jok belakang. Mobil ini mampu melaju dalam mode full elektrik hingga 40 km.

Di Amerika mobil ini ditawarkan dalam tiga trim level yakni 4xe, Sahara 4xe dan Rubicon 4xe, dengan 10 warna eksterior. Mengenai kemampuan off-roadnya, Jeep mengatakan bahwa top levelnya akan disertai dengan loker gardan elektrik untuk depan dan belakang. Sedangkan untuk tipe standar Jeep tetap menyertakan penggerak 4x4 dengan transfercase 2 percepatan.

Lalu apakah Wrangler PHEV ini akan masuk ke Indonesia?

“Kami belum bisa sebutkan dalam waktu dekat ini. Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk menuju ke arah sana,” terang Dhani Yahya, Chief Operating Officer PT DAS Indonesia yang saat ini mengageni brand Jeep di Indonesia.

“Jika kemudian semuanya memungkinkan, diperkirakan dua tahun setelah masa studi baru akan dimasuk ke pasar Indonesia,” ungkapnya saat dihubungi OtoDriver beberapa waktu lalu.

“Berdasarkan informasi yang ada, Wrangler PHEV akan terlebih dulu fokus pada pasar dalam negeri Amerika Serikat ataupun pasar dengan posisi kemudi di sebelah kiri,” imbuhnya.


Tags Terkait :
Jeep Wrangler PHEV
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ini Alasan Kenapa Harga Jeep Wrangler Mahal

Jeep Wrangler resmi mengaspal di Indonesia di bawah APM barunya, yakni PT Indomobil National Distributor.

7 bulan yang lalu


Berita
Dibanderol Rp 2,389 Miliar Di Indonesia, Inilah Kehebatan Jeep Wrangler Rubicon Yang Baru

Jeep resmi kembali ke Indonesia di bawa oleh APM yang baru.

7 bulan yang lalu


Berita
Jeep Wrangler Terbaru Bakal Meluncur Resmi Di Indonesia April Mendatang, Simak Bocorannya

Jeep Wrangler merupakan model yang ekslusif dan memiliki banyak penggemar di tanah air.

8 bulan yang lalu


Berita
Hore, Mulai Januari 2025 Pemilik Jeep Bisa Servis Di Bengkel Resmi

Kepemegangan merek asal Amerika Serikat Jeep telah resmi diambil alih oleh PT Indomobil Energi Baru.

11 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Mobil Bekas Jadi Incaran di Balai Lelang

Permintaan mobil bekas di JBA Indonesia meningkat jelang Lebaran 2026. MPV, LCGC, dan pick up jadi favorit peserta lelang.

11 menit yang lalu


Berita
Bakal Nongol Di 2027, Ini Sederet Penyegaran All New Fortuner

Next Gen Fortuner mendapatkan penyegaran di bagian interior dan eksterior

51 menit yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga BYD Terbaru (Februari 2026)

Daftar harga BYD terbaru Februari 2026: Dolphin Rp369-429 juta, Atto 3 varian baru Rp390-415 juta, Seal Rp639-750 juta. Hanya Atto 1 Dynamic naik Rp4 juta.

7 jam yang lalu


Berita
Raih 2.793 SPK Selama IIMS 2026, Ini Dia Dua Unit Paling Laris Toyota

Toyota masih menjadi brand terlaris di tanah air. Dalam pameran di bulan Februari kemarin, mereka mendulang 2.793 SPK dengan nyaris stengahnya disumbang model hybrid.

21 jam yang lalu


Berita
Beberapa Brand Asal Russia Ini Kembali Lahir Setelah Perang Dengan Ukraina

Otomotif Russia semakin menggeliat setelah pecah perang dengan Ukraina

22 jam yang lalu