Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penjualan LCGC Bisa Turun Karena Hal-hal ini

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor menyebut tak adanya insentif lagi dari pemerintah bisa membuat mobil murah hemat energi ini akan mengecil penjualannya.
Berita
Sabtu, 20 April 2019 08:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

LCGC disebut-sebut oleh pihak Toyota akan mendapati penurunan penjualan. Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) menyebut tak adanya insentif lagi dari pemerintah bisa membuat mobil murah hemat energi ini akan mengecil penjualannya.

"Rumornya nanti KBH2 (LCGC) akan dikenakan pajak 3 persen. Nah pajak 3 persen itu impact tidak ke market?," tanya Soerjopranoto. Ia menyebut bahwa pembeli LCGC pastinya tidak akan merasakan dampak kenaikan pajak 3 persen tersebut, apalagi yang bayarnya pakai sistem cicilan atau kredit.

Namun kenaikan pajak 3 persen ini bisa mengganggu strategi pabrikan dalam penyusunan harga. Hal ini yang ditakutkan Soerjopranoto pada masa depan LCGC.

Bukan karena alasan kenaikan pajak saja, sejumlah hal dan kondisi juga diprediksi pria ini akan menjadi penyebab LCGC turun. Mulai dari berkembangnya pasar sepeda motor, maraknya transportasi online, sampai adanya rencana pajak berdaraskan emisi, disebutnya sebagai sejumlah faktor yang dimaskud.  

"Pasar sepeda motornya lagi berkembang, public transportation makin bagus, sudah tidak ada kebutuhan lagi untuk ganti mobil atau dari motor ke mobil," kata Soerjo.

"Coba cari datanya di 2018 kemaren, itu LCGC turun 10 ribuan dari 200 ribuan unit. 10 ribu, kalau marketnya 200 ribu berarti turunnya 5 persen. Padahal kita mengharapkan saat LCGC keluar itu marketnya naik terus. Bahkan LCGC kan digaungkan sebagai pendorong kenapa market otomotif jadi 1 juta unit," tutup Soerjo.
 


Tags Terkait :
Toyota LCGC
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Biaya Harian Wuling Aira ev Lebih Hemat DibandingLCGC? Ini Perbandingannya dengan Honda Brio, Toyota Agya, dan Daihatsu Ayla

Menghitung perbandingan penggunaan harian Aira ev dengan LCGC yang ada di Indonesia saat ini. Mana yang lebih hemat?

3 minggu yang lalu


Berita
Daihatsu Berhasil Jual Belasan Ribu Unit Bulan Mei, Gran Max Terlaris Disusul Sigra dan Ayla

Penjualan Daihatsu Mei 2026 tercatat 12.531 unit, naik 25 persen dari tahun sebelumnya. Gran Max menjadi model terlaris, diikuti Sigra dan Ayla dengan mayoritas produk lokal.

2 bulan yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

3 bulan yang lalu


Berita
Inilah Model-Model Paling Laku Daihatsu Saat Ini

Penjualan Daihatsu Maret 2026 tembus 11.115 unit. Model terlaris Daihatsu saat ini: Gran Max, Sigra, Ayla, Terios kuasai segmen LCGC, niaga, dan SUV.

4 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

10 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 11 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

12 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

13 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

13 jam yang lalu