Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenal Toyota Innova Versi Abu Dhabi. Mesinnya 2.700 CC!

Bukan cuma setirnya yang ada di sebelah kiri, tenaganya tentu lebih besar jika dibanding Innova yang dijual di Indonesia.
Berita
Selasa, 11 September 2018 13:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Kijang Innova bukan cuma dijual di Indonesia. Sebab, PT Toyota Motors Manufacturing Indonesia sbagai produsen Innova juga mengekspornya ke berbagai negara.

Salah satu negara tujuan ekspor Innova adalah Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Kebetulan kami bertemu dengan Innova tersebut sesaat sebelum dikapalkan ke Abu Dhabi (5/9). Salah satu perbedaan yang langsung terlihat adalah warna bodinya. Tak ada Innova yang dijual di tanah air sama seperti yang kami abadikan di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara ini. 

Pada emblem di bagian belakang juga tertera identitasnya "2.7". Dilansir dari situs resmi Toyota UAE, Innova, tanpa embel-embel 'Kijang' tentunya, bermesin 2.700 cc tipe bensin. 

Mesin tersebut sama-sama Dual VVT-i namun tenaganya tentu lebih besar jika dibanding Innova yang dijual di Indonesia. Innova Abu Dhabi disebut bertenaga 164 dk dan torsinya mencapai 245 Nm.

Innova di Indonesia dijual dalam opsi dua tipe mesin, yakni 2.000 cc tipe bensin dan 2.400 cc jenis diesel. Untuk mesin bensin bertenaga 137 dk dan torsinya 183 Nm. Lantas opsi diesel bertenaga 146 dk dan torsi maksimum sekitar 341 Nm. 

Tak seperti di Indonesia yang tersedia dalam banyak opsi varian, Innova di Abu Dhabi hanya tersedia dalam satu varian saja. Berapa harganya? Innova yang menganut setir sebelah kiri ini dibanderol 99,650 Dirham UAE atau sekitar Rp 402,7 jutaan.


Tags Terkait :
Toyota Kijang Innova
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

1 bulan yang lalu

Berita
Toyota Kijang Innova Diesel Bakal Stop Produksi Tahun Depan

Sejak diluncurkan pada 2016 di India, Toyota Innova Crysta menjadi salah satu pilihan favorit konsumen.

1 bulan yang lalu

Berita
Lampu Sein Bermika Putih, Trend Otomotif Yang Terus Berlanjut Hingga Sekarang

Sinar lampu sein berkelir oranye mampu memberikan kontras visual lebih tinggi, mencegah ambiguitas dengan lampu rem dan terbukti mampu meningkatkan respons pengemudi hingga 28%.

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota Masih Berharap Insentif Ke Industri Otomotif

Toyota mengakui bahwa pasar otomotif 2025 menantang

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

16 menit yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

36 menit yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

3 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

14 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

14 jam yang lalu