Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Era Mobil Low Carbon Emission (LCE) Semakin Dekat, Pemerintah Targetkan Realisasi Di 2016

Generasi penerus dari Low Cost Green Car (LCGC) yang telah dicanangkan sejak setahun silam, kini mulai mendekati realisasi. Pabrikan tinggal tunggu rincian aturan yang masih digodok pemerintah.
Berita
Selasa, 26 Januari 2016 14:40 WIB
Penulis : Bramantia Tamtama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kebijakan pemerintah mengenai kendaraan Low Carbon Emission Program (LCE) kembali mencuat setelah dicanangkan setahun silam. Program peningkatan efisiensi di sektor bahan bakar dan pengendalian udara bersih ini merupakan penerus dari program Low Cost Green Car (LCGC) yang mulai diluncurkan 2013 silam.

Seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah, aturan ini mengahruskan pabrikan mampu memasarkan mobil murah yang lebih hemat bahan bakar dari program LCGC tersebut. Artinya konsumsi bahan bakar mobil LCE nantinya berkisar di angka 1:20 km/liter hingga 1:28 km/liter.

Sejak setahun silam, sebetulnya pemerintah secara perlahan sudah mulai mengembangkan program ini ke arah realisasi, namun kendala melemahnya pasar otomotif saat itu membuat beberapa pabrikan menunda kesiapan pabriknya dan lebih mengambil sikap wait and see.

Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan, mengatakan, pihaknya akan mendorong LCGC ke arah low car emission untuk mulai diproduksi pada 2016 ini. Hal ini terkait masih dalam pengkajiannya  beberapa tahap penghematan, namun berteknologi baru. Jadi nantinya mobil ini akan lebih irit lagi dan lebih ramah lingkungan. Harga pun diharapkan bisa lebih terjangkau dari LCGC.

BACA JUGA

Pendapat serupa juga datang dari Sekertaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Noergadjito, “Peraturannya sudah ada, tinggal menunggu rincian dari Menteri Perindustrian dan Direktur Jenderal,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Nantinya produsen otomotif yang ikut program LCE juga akan mendapatkan insentif seperti program LCGC. “Insentifnya seperti apa, sudah tertuang di dalam PP No. 41 tahun 2013. Yang jelas tidak 0%, karena nanti pemerintah enggak ada pendapatan, “ tambah Noergadjito.  


Tags Terkait :
Low Cost Green Car Low Carbon Emission Lcgc Lce
B

Bramantia Tamtama

Reporter

na

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Daihatsu Luncurkan Sigra Facelift Tambah Fitur Eksterior dan Interior, Harga Mulai Rp 174 Juta

Daihatsu Sigra facelift 2025 hadir di GIIAS dengan tampilan baru, harga naik Rp 2 juta. Tetap jadi pilihan utama LCGC 7-seater, hemat BBM dan perawatan murah.

1 tahun yang lalu


Berita
LCGC Akan Ditemani LCEV, Bermesin 1.200 CC Sampai 2.000 CC

Belum diberi nama, Kemenperin menyebut calon skema baru ini dengan Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Simak penjelasannya berikut ini.

9 tahun yang lalu


Berita
LCGC Sukses, Pemerintah Kini Seriusi LCE

Kalau LCGC mengatur keringanan pajak untuk mobil murah, LCE ini bisa membuat mobil premium sekalipun turun harga. Asal memenuhi persyaratan.

10 tahun yang lalu


Berita
Honda Indonesia Siap Dukung Dan Ikut Program LCE

Program Low Carbon Emission (LCE) yang mengharuskan mobil memiliki emisi rendah, disambut baik oleh Honda di Indonesia.

10 tahun yang lalu


Berita
Era Mobil Low Carbon Emission (LCE) Semakin Dekat, Pemerintah Targetkan Realisasi Di 2016

Generasi penerus dari Low Cost Green Car (LCGC) yang telah dicanangkan sejak setahun silam, kini mulai mendekati realisasi. Pabrikan tinggal tunggu rincian aturan yang masih digodok pemerintah.

10 tahun yang lalu


Berita
Biaya Harian Wuling Aira ev Lebih Hemat DibandingLCGC? Ini Perbandingannya dengan Honda Brio, Toyota Agya, dan Daihatsu Ayla

Menghitung perbandingan penggunaan harian Aira ev dengan LCGC yang ada di Indonesia saat ini. Mana yang lebih hemat?

1 hari yang lalu


Berita
Daihatsu Indonesia Klaim Pasar Terus Menguat, Produksinya Dijual ke 60 Negara

Daihatsu ekspor ke 60 negara ditegaskan PT Astra Daihatsu Motor di GIIAS 2026, seiring pertumbuhan penjualan 16,5 persen menjadi 138 ribu unit pada 2025.

1 minggu yang lalu


Gran Max Penopang Penjualan Daihatsu Semester Pertama

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

9 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

10 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

11 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

13 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

14 jam yang lalu