LCGC Pakai Oli Encer, Apakah Aman Digeber Untuk Mudik?

LCGC Pakai Oli Encer, Apakah Aman Digeber Untuk Mudik?

Mudik menggunakan mobil LCGC menjadi salah satu alternatif yang tak salah untuk dicoba. Sebab, dengan bermunculannya LCGC dengan konfigurasi 3 baris bangku membuat masyarakat punya opsi mudik dengan mobil murah harga terjangkau.

Namun mesin LCGC yang rata-rata menganut pelumas dapur pacu yang cenderung encer dibanding oli mesin mobil non-LCGC, menimbulkan tanda tanya. Dengan perjalanan jarak jauh, apakah oli mesin LCGC aman untuk digeber mudik?

 

Pihak Daihatsu Indonesia selaku salah satu produsen LCGC Sigra dan Ayla, berharap konsumennya tak mengkhawatirkan hal seperti di atas. Anjar Rosjadi selaku Technical Service Director PT Astra Daihatsu Motor mengklaim LCGC Daihatsu siap untuk digeber mudik dan jalan jauh.

"Tidak ada pengaruhnya antara oli encer dengan perjanalan mudik jarak jauh. Yang penting sebelum mudik pastikan kondisi kendaraan optimal," kata Anjar melalui pesan singkat (6/6).

 

Mesin LCGC yang dirancang punya tingkat presisi tinggi memang mengharuskan pakai oli encer, rata-rata tipe 5W-30 atau 0W-20. Shofwatuzzaki selaku Shell Lubricants Technical Manager Indonesia pun yakin oli LCGC yang baik tak akan mudah menguap dan kehabisan kekurangan volume. 

Ya, jadi untuk mengetahui apakah oli LCGC yang Anda pakai bagus atau tidak, bisa dilihat dari tingkat penguapannya. Untuk mengetahuinya bisa pantau terus dari dipstick. 

Lantas, apakah sepulang mudik naik LCGC harus segera ganti oli mesin? "Dilihat dari kilometer-nya saja. Kan ganti oli tiap kelipatan 10 ribu KM atau 6 bulan sekali," tambah Anjar. "Tapi kalau mau ganti oli juga tidak apa-apa."
 

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com