FIRST DRIVE: Mercedes-Benz AMG C43 2017

FIRST DRIVE: Mercedes-Benz AMG C43 2017

Apa yang ada dalam pikiran Anda ketika melihat sesuatu yang berwarna merah? Apapun itu, yang pasti segala hal yang identik dengan warna merah biasanya sesuatu yang berani dan cepat menarik perhatian. Lihat saja Mercedes-Benz C43 AMG 4Matic cabriolet yang sedang kami coba ini. Yang pasti mobil cabriolet ini sungguh sexy dan terlihat agresif. 

Membaca sejarah keluarga C-Class, jenis cabriolet ini baru diperkenalkan pada generasi kelima. Sejak era 'Baby Benz' 190E W201 sampai di era W205 pabrikan asal Stuttgart ini baru 'terpikir' membuat tipe cabriolet di generasi ini. Hasilnya bisa Anda nilai sendiri, tak kalah keren dengan cabriolet dari trah keluarga Mercy lainnya, bukan? 

Yang membuat mobil cantik ini jadi semakin istimewa lagi adalah karena terlahir sebagai keluarga tuner resmi pabrikan Mercedes-Benz yaitu AMG. Yup, ini adalah AMG C43 yang merupakan model terbaru dari trah model C-Class berperforma tinggi.

Ini bukan pertama kalinya C-Class 'dimodifikasi' oleh AMG, sejak 1995 sudah hadir model C36 AMG, kemudian lanjut dengan seri C43, C55 dan terkini AMG C63. 

 

Melihat interiornya, kemewahan khas Mercy langsung terasa begitu Anda masuk dan duduk di jok model semi bucket elektriknya yang berlapis kulit dengan red stitching dan lapisan suede hitam di bagian tengah memberikan kesan mewah sekaligus sporty. Setir dengan balutan kulit juga mantap digenggam dan lapisan karbon kevlar di fascia tengah memberikan kesan sporty yang kuat. 

Untuk atapnya, C-Class cabriolet dibekali atap berbahan fabric yang mewah. Anda bisa membuka-tutup atap ini dalam waktu 20 detik, bahkan bisa sambil berjalan dibawah 10 kpj demi alasan keamanan. Yang tak kalah mengagumkan, kekedapan kabin tetap terjaga meskipun atapnya berbahan fabric.

 

AMG C43 ini dibekali mesin konfigurasi V6 yang berkapasitas 2.996 cc biturbo. Klaim pabrikan mobil ini mampu menghasilkan tenaga 367 dk di 5.500-6.000 rpm dengan torsi maksimum 520 Nm di 2.000-4.200 rpm. Tak heran klaim pabrikan C43 AMG mampu menembus 0-100 kpj dalam waktu 4,8 detik dan bisa mencapai top speed 250 kpj. Bandingkan dengan spek tertingginya yaitu C63 dengan mesin V6 3.0L biturbo yang memiliki tenaga 362 dk. 

Sebagai penyalur tenaga mesin ke roda, transmisi 9G-Tronic dengan sistem AWD sudah menjadi standar untuk mobil ini. Ditambah lagi kehadiran sistem penggerak empat roda 4Matic yang mendistribusikan torsi 31:69 antara roda depan dan belakang membuat mobil ini semakin istimewa ketika bermanuver.

 

Untuk suspensi, AMG Ride Control dengan tiga tingkat pengaturan juga sudah menjadi fitur standar. Semuanya bisa dioperasikan melalui tombol pada konsol tengah. Tak hanya itu, gardan belakang juga dilengkapi fitur elastokinematics untuk membuat berkendara jadi lebih dinamis. Selain itu, tersedia lima mode pengendara dapat diatur melalui mode AMG Dynamic Select.

Nah, waktunya mencoba si merah yang dijual di showroom importir umum Blinkz Blinkz, Jakarta ini. Namun karena keterbatasan ruang untuk mencoba performanya, kami harus puas dengan pengetesan yang 'seadanya'. Kenyataannya begitu pedal gas dipijak dan raungan mesin biturbo ini 'menyalak' bisa mengobati kekecewaan kami.

Melihat jarum spidometer dan rpm yang berlomba naik begitu pedal gas diinjak lebih dalam memberikan kepuasan tersendiri. Bahkan ketika kami mencoba bermanuver dengannya, tak ada gejala bodyroll berlebih yang membuatnya terasa limbung. Semuanya terasa pas. Perfect! 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com