Daihatsu Terios Generasi Terbaru Tenaganya Menurun, Kenapa?

Daihatsu Terios Generasi Terbaru Tenaganya Menurun, Kenapa?

Daihatsu Terios generasi terbaru mengusung mesin baru berkode 2NR-VE berkubikasi 1.500 cc. Dengan konfigurasi empat silinder segaris, ia sudah dibekali teknologi bumbungan camshaft Dual VVT-i yang sanggup membantu dapur pacu meraih tenaga maksimum 104 dk dan torsi 136 Nm.

Jika diamati, besaran tenaga dan torsi di atas, ternyata Terios anyar ini 3 dk dan 5 Nm lebih rendah dibanding versi lawas. Sebab, mesin Terios generasi pertama mampu menghasilkan 107 dk dan torsi 141 Nm. Lantas mengapa demikian?

 

Pradipto Sugondo, Research & Development Executive Officer PT Astra Daihatsu Motor menjelaskan bahwa mesin 2NR-VE ini sengaja dirancang untuk mengejar tingkat konsumsi bahan bakar yang lebih irit serta emisi gas buangnya lebih baik.

“Konsumen membutuhkan kendaraan yang bahan bakarnya irit. Oleh sebab itu, mesin terbaru yang digunakan All New Terios ini telah melewati berbagai pengujian dan terbukti, konsumsi bahan bakarnya 10 sampai 15 persen lebih baik dibandingkan mesin pada Terios lama. Selain itu, emisi gas buangnya juga lebih baik,” papar Pradipto.

 

Pradipto juga mengklaim bahwa performa berkendara LSUV generasi terbaru ini tak akan berbeda dengan Terios versi lawas.

“Kami sudah mengkalkulasi Power to Weight Ratio-nya di All New Terios ini. Jadi biarpun tenaganya menurun, tenaganya tak akan jauh berbeda dibanding Terios generasi pertama,” yakin pria yang gemar off-road ini. Dalam lembar spesifikasi, Terios model baru ini punya bobot paling ringan 1.245 kg dan terberat 1.270 kg.

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 

Bagikan

Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com