Bos Datsun: Apa Itu Calya dan Sigra? Apakah Itu LCGC?

Bos Datsun: Apa Itu Calya dan Sigra? Apakah Itu LCGC?

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) yang menaungi merek Datsun di Indonesia sebelumnya merupakan satu-satunya yang punya LCGC dengan spek tiga baris tempat duduk. Tapi setelah mengaspalnya Toyota Calya dan Daihatsu Sigra maka pemetaan di segmen ini pun berubah.

Melihat hal ini OtoDriver pun mendengar komentar dari petinggi NMI mengenai kemunculan duet Toyota dan Daihatsu itu. "Apa itu Calya dan Sigra? Apakah itu LCGC?," buka Antonio Zara, Presiden Direktur NMI setengah bercanda, saat bertemu secara langsung dengan OtoDriver akhir pekan lalu.

Saat merancang Go+ Panca, Datsun tak menyangka pasar berkembang sangat pesat

Antonio sebenarnya agak mempertanyakan karena melihat spek Calya dan Sigra yang terbilang "wah" untuk ukuran mobil LCGC. Tapi ia pun menyadari atas kehadiran dua kompetitornya itu justru membuat pasar LCGC kian bergairah.

"Saat kami merancang Datsun (Go dan Go+ Panca) beberapa tahun lalu, kami tak menyangka bahwa pasar LCGC 7 seater akan tumbuh sebagus sekarang. Senang rasanya melihat Calya dan Sigra bisa menstimulasi pasar, karena akan mendorong orang-orang yang tadinya tak ada rencana membeli LCGC untuk kini mempertimbangkan membelinya," jelas pria yang akrab disapa Mister Toti ini.

"Sebelum ada Calya dan Sigra kami jadi satu-satunya yang punya produk LCGC dengan tiga baris tempat duduk, tapi dengan adanya produk pesaing maka tumbuhlah persaingan yang sehat," tambah Toti.

Untuk itu ia pun tak memungkiri mengenai peremajaan Go+ Panca untuk mensiasati kehadiran musuhnya. Walau demikian ia masih menutup rapat tentang informasi strateginya. Tapi sedikit membocorkan ia menyebut bahwa transmisi otomatik untuk Go+ Panca sepertinya masih jauh dari harapan untuk terwujud.

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com